Prakarya, mata pelajaran yang tidak hanya mengasah keterampilan tangan, tetapi juga memupuk kreativitas, inovasi, dan pemecahan masalah, menjadi salah satu mata pelajaran penting di jenjang SMP. Memasuki semester 2 kelas 7, siswa dihadapkan pada materi-materi baru yang semakin menantang, mulai dari pengolahan bahan alam, kerajinan dari limbah, hingga rekayasa sederhana. Untuk membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi penilaian akhir semester (PAS), artikel ini akan menyajikan berbagai contoh soal prakarya semester 2 kelas 7 yang mencakup berbagai aspek pembelajaran, disertai dengan pembahasan singkat untuk memperdalam pemahaman.
Pentingnya Prakarya dalam Kurikulum
Sebelum menyelami contoh soal, penting untuk memahami mengapa prakarya menjadi mata pelajaran yang esensial. Prakarya mengajarkan siswa untuk:
- Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus: Melalui proses berkarya, siswa melatih koordinasi tangan dan mata, ketelitian, serta kecekatan.
- Menumbuhkan Kreativitas dan Imajinasi: Siswa didorong untuk berpikir out-of-the-box, menghasilkan ide-ide orisinal, dan mengaplikasikannya dalam bentuk karya nyata.
- Membangun Kemandirian dan Kepercayaan Diri: Menyelesaikan sebuah proyek prakarya memberikan rasa pencapaian dan meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam kemampuannya.
- Memahami Konsep Wirausaha: Banyak materi prakarya berkaitan dengan pembuatan produk yang memiliki nilai jual, sehingga siswa dikenalkan pada prinsip-prinsip dasar kewirausahaan.
- Mengembangkan Kemampuan Pemecahan Masalah: Saat menghadapi kendala dalam proses berkarya, siswa dituntut untuk mencari solusi kreatif dan efektif.
- Meningkatkan Kesadaran Lingkungan: Materi tentang pemanfaatan limbah menjadi karya seni atau barang berguna mengajarkan pentingnya daur ulang dan pelestarian lingkungan.
Ruang Lingkup Materi Prakarya Semester 2 Kelas 7
Materi prakarya semester 2 kelas 7 umumnya mencakup beberapa topik utama, antara lain:
- Teknik Pengolahan Bahan Alam: Meliputi pengolahan bahan alam seperti tanah liat, kayu, serat alam (misalnya bambu, rotan), batu, dan lain-lain untuk dijadikan produk kerajinan.
- Kerajinan dari Limbah: Memanfaatkan berbagai jenis limbah (organik dan anorganik) menjadi barang yang memiliki nilai guna atau nilai seni.
- Rekayasa Sederhana: Melibatkan perancangan dan pembuatan model atau prototipe alat sederhana yang memiliki fungsi tertentu, seringkali berkaitan dengan prinsip fisika dasar.
- Budidaya Tanaman Sederhana: Mengenal dasar-dasar budidaya tanaman, seperti pemilihan bibit, media tanam, perawatan, hingga panen.
Contoh Soal dan Pembahasan
Berikut adalah berbagai contoh soal yang bisa menjadi acuan dalam persiapan PAS Prakarya semester 2 kelas 7, dikategorikan berdasarkan topik materi:
Bagian 1: Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
-
Salah satu teknik dasar dalam pengolahan tanah liat untuk membuat gerabah adalah teknik pilin. Teknik ini dilakukan dengan cara…
a. Membentuk adonan tanah liat menjadi lempengan lalu disusun
b. Menggulung tanah liat menjadi bentuk silinder memanjang lalu disusun
c. Menekan tanah liat dengan jari untuk membentuk cekungan
d. Memutar tanah liat di atas roda putar (turning wheel)Pembahasan: Teknik pilin (coil method) memang melibatkan pembentukan tanah liat menjadi gulungan-gulungan silinder yang kemudian disambungkan dan diratakan untuk membentuk wadah. Pilihan b adalah yang paling sesuai.
-
Bambu merupakan salah satu bahan alam yang kaya serat dan mudah dibentuk. Dalam pembuatan kerajinan bambu, proses awal yang sering dilakukan untuk mempersiapkan bambu adalah…
a. Pengecatan
b. Pengawetan
c. Pemotongan dan penghalusan
d. PembakaranPembahasan: Sebelum dibentuk menjadi kerajinan, bambu perlu dipotong sesuai ukuran yang diinginkan dan dihaluskan permukaannya agar nyaman dipegang dan hasil kerajinan terlihat rapi.
-
Manakah dari limbah berikut yang termasuk limbah anorganik yang sering dimanfaatkan dalam kerajinan?
a. Daun kering
b. Kulit buah
c. Botol plastik bekas
d. Ampas kopiPembahasan: Limbah anorganik adalah limbah yang berasal dari bahan non-hayati dan sulit terurai. Botol plastik bekas adalah contoh limbah anorganik yang umum digunakan dalam kerajinan.
-
Tujuan utama dari rekayasa sederhana dalam prakarya kelas 7 adalah untuk…
a. Menciptakan karya seni murni
b. Memecahkan masalah praktis melalui rancangan dan pembuatan alat
c. Menghasilkan produk yang dapat dijual di pasar
d. Mempelajari sejarah teknologiPembahasan: Rekayasa sederhana berfokus pada identifikasi masalah dan perancangan solusi dalam bentuk alat atau model yang fungsional, bukan semata-mata seni atau tujuan komersial.
-
Media tanam yang baik untuk budidaya tanaman sayuran daun umumnya memiliki ciri-ciri…
a. Padat dan sulit ditembus air
b. Gembur, subur, dan memiliki drainase serta aerasi yang baik
c. Berpasir halus dan kering
d. Berbahan dasar plastikPembahasan: Tanaman sayuran daun membutuhkan media tanam yang memungkinkan akar bernapas (aerasi) dan air mengalir dengan baik (drainase) serta kaya nutrisi (subur).
-
Teknik membuat kerajinan dengan menumpuk-numpuk atau menyusun potongan-potongan kecil bahan (misalnya pecahan keramik atau kaca) pada permukaan datar untuk membentuk motif disebut teknik…
a. Aplikasi
b. Mozaik
c. Sulaman
d. AnyamanPembahasan: Teknik mozaik adalah seni menata kepingan-kepingan kecil dari bahan berbeda untuk membentuk gambar atau pola.
-
Berikut adalah contoh produk kerajinan dari limbah keras anorganik, kecuali…
a. Tempat pensil dari kaleng bekas
b. Vas bunga dari botol kaca
c. Tas belanja dari sampah plastik kresek
d. Dompet dari tutup botol plastikPembahasan: Sampah plastik kresek adalah limbah lunak. Limbah keras anorganik contohnya kaleng, botol kaca, dan tutup botol plastik.
-
Salah satu prinsip dasar dalam merancang alat sederhana adalah…
a. Menggunakan bahan semahal mungkin
b. Membuat alat yang rumit dan sulit digunakan
c. Memperhatikan fungsi, keamanan, dan efisiensi
d. Meniru desain produk luar negeri tanpa modifikasiPembahasan: Prinsip utama dalam rekayasa adalah menciptakan solusi yang efektif, aman, dan efisien.
-
Dalam budidaya tanaman, unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah besar disebut unsur hara…
a. Mikro
b. Makro
c. Sekunder
d. Mikro dan sekunderPembahasan: Unsur hara makro adalah nutrisi yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah banyak, seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K).
-
Jika seorang siswa ingin membuat patung dari tanah liat menggunakan teknik cetak, alat yang paling mungkin digunakan adalah…
a. Kuas dan cat
b. Pisau pahat dan palu
c. Cetakan (mould) dan tanah liat cair (slip)
d. Jarum dan benangPembahasan: Teknik cetak biasanya melibatkan penggunaan cetakan yang diisi dengan bahan yang sesuai, seperti tanah liat yang diencerkan (slip casting).
Bagian 2: Esai Singkat
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
-
Jelaskan perbedaan antara limbah organik dan limbah anorganik, serta berikan masing-masing dua contohnya!
Pembahasan:- Limbah Organik: Limbah yang berasal dari makhluk hidup atau bahan-bahan yang mudah terurai secara alami. Contoh: daun kering, sisa makanan, kulit buah.
- Limbah Anorganik: Limbah yang berasal dari bahan non-hayati, tidak dapat terurai secara alami, atau membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai. Contoh: botol plastik, kaleng bekas, pecahan kaca.
-
Sebutkan tiga teknik dasar dalam pengolahan tanah liat untuk membuat kerajinan tangan!
Pembahasan: Tiga teknik dasar pengolahan tanah liat adalah:- Teknik Pijit (Pinching): Membentuk tanah liat dengan cara menekan menggunakan ibu jari dan jari-jari lainnya.
- Teknik Pilin (Coiling): Menggulung tanah liat menjadi bentuk silinder memanjang lalu disusun dan disambungkan.
- Teknik Lempengan (Slab Building): Membentuk tanah liat menjadi lempengan datar lalu disusun atau dipotong.
- (Alternatif: Teknik Cetak (Moulding) dan Teknik Putar (Throwing) pada roda putar, namun untuk kelas 7 teknik dasar yang lebih umum adalah pijit, pilin, dan lempengan)
-
Mengapa pemanfaatan limbah menjadi kerajinan penting bagi lingkungan? Jelaskan!
Pembahasan: Pemanfaatan limbah menjadi kerajinan penting karena dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), mencegah pencemaran lingkungan, menghemat sumber daya alam karena mengurangi kebutuhan akan bahan baku baru, serta menciptakan produk yang bernilai guna dan estetis dari barang yang semula dianggap tidak berguna. -
Jelaskan secara singkat dua jenis serat alam yang umum digunakan dalam kerajinan tekstil dan sebutkan salah satu contoh produknya!
Pembahasan:- Serat Tumbuhan: Berasal dari bagian tumbuhan, seperti batang, daun, atau biji. Contoh: Kapas (dari biji kapas), Linen (dari batang tanaman rami), Sutra alam (dari kepompong ulat sutra, ini hewan, tapi sering dikategorikan terpisah atau bersama serat nabati). Jika fokus serat tumbuhan, maka contohnya: Kapas, Linen.
- Serat Hewan: Berasal dari hewan, seperti bulu domba atau kepompong ulat sutra. Contoh: Wol (dari bulu domba), Sutra (dari kepompong ulat sutra).
- Contoh Produk: Pakaian (dari kapas atau wol), taplak meja (dari linen), syal (dari sutra).
-
Dalam proyek rekayasa sederhana, apa yang dimaksud dengan "prototipe" dan mengapa prototipe penting dibuat sebelum produk akhir?
Pembahasan: Prototipe adalah model awal atau rancangan kasar dari sebuah produk atau alat yang dibuat untuk menguji konsep, fungsi, dan desain sebelum produksi massal atau pembuatan produk akhir. Prototipe penting dibuat untuk mengidentifikasi kekurangan, kesalahan, atau area yang perlu diperbaiki sejak dini, menghemat biaya dan waktu dalam pengembangan, serta memastikan bahwa produk akhir akan memenuhi tujuan dan kebutuhan yang diinginkan.
Bagian 3: Uraian Singkat
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan uraian yang lebih mendalam!
-
Anda diminta untuk membuat kerajinan dari limbah botol plastik bekas. Jelaskan langkah-langkah umum yang perlu Anda lakukan, mulai dari persiapan bahan hingga finishing!
Pembahasan:- Perencanaan: Tentukan ide kerajinan yang akan dibuat (misalnya pot bunga, tempat alat tulis, hiasan dinding). Buat sketsa atau rancangan.
- Persiapan Bahan: Kumpulkan botol plastik bekas secukupnya. Bersihkan botol dari sisa isi dan labelnya. Pastikan botol dalam kondisi kering.
- Pemotongan dan Pembentukan: Potong botol plastik sesuai dengan desain yang diinginkan. Gunakan alat yang aman seperti gunting atau cutter (dengan pengawasan jika diperlukan). Bentuk bagian-bagian yang telah dipotong sesuai rancangan.
- Penyambungan: Jika kerajinan terdiri dari beberapa bagian, sambungkan bagian-bagian tersebut menggunakan lem yang kuat (misalnya lem tembak, lem super) atau dengan cara lain seperti diikat jika memungkinkan.
- Finishing: Haluskan tepi-tepi yang tajam jika ada. Berikan pewarnaan menggunakan cat akrilik atau cat semprot agar tampilan lebih menarik. Tambahkan ornamen atau dekorasi lain jika diperlukan.
- Uji Fungsi (jika relevan): Coba gunakan kerajinan tersebut sesuai fungsinya.
-
Jelaskan proses pembuatan pupuk kompos sederhana dari bahan-bahan organik yang mudah ditemukan di sekitar rumah!
Pembahasan:- Persiapan Bahan: Kumpulkan bahan organik seperti sisa sayuran, kulit buah, daun kering, potongan rumput, dan ampas kopi. Hindari memasukkan bahan yang berminyak, daging, atau produk susu karena dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menarik hama.
- Pemilihan Wadah: Gunakan wadah yang memiliki lubang sirkulasi udara, seperti tong sampah berlubang, kotak kayu berongga, atau tumpuk di sudut halaman yang terpisah.
- Pelapisan Bahan: Susun bahan organik berlapis-lapis. Mulai dengan lapisan kasar seperti ranting kecil di dasar untuk drainase, lalu lapisan bahan organik yang lebih halus. Jika ada, tambahkan sedikit tanah atau starter kompos untuk mempercepat proses penguraian.
- Pengadukan dan Kelembaban: Jaga kelembaban tumpukan kompos agar tetap lembab seperti spons yang diperas (tidak terlalu basah atau terlalu kering). Aduk tumpukan kompos secara berkala (sekitar seminggu sekali) untuk memastikan aerasi yang baik dan mempercepat penguraian.
- Proses Penguraian: Biarkan tumpukan kompos terurai selama beberapa minggu hingga beberapa bulan. Kompos siap digunakan ketika sudah berwarna coklat kehitaman, gembur, dan berbau seperti tanah.
-
Dalam sebuah proyek kerajinan dari bahan kayu, mengapa proses pengeringan kayu (seasoning) sangat penting sebelum kayu tersebut diolah?
Pembahasan: Pengeringan kayu (seasoning) sangat penting karena beberapa alasan:- Mencegah Perubahan Dimensi: Kayu yang basah cenderung menyusut, melengkung, atau pecah saat kering secara tidak merata. Proses pengeringan yang terkontrol mengurangi risiko perubahan dimensi ini, sehingga hasil kerajinan lebih stabil dan tahan lama.
- Meningkatkan Kekuatan dan Stabilitas: Kayu yang kering memiliki kekuatan yang lebih baik dan lebih stabil terhadap perubahan kelembaban.
- Mencegah Serangan Hama dan Jamur: Kelembaban yang tinggi pada kayu menjadi tempat berkembang biaknya serangga perusak kayu dan jamur penyebab pembusukan. Pengeringan mengurangi kadar air dalam kayu, sehingga kurang menarik bagi hama dan jamur.
- Memudahkan Proses Pengerjaan: Kayu yang kering lebih mudah dipotong, diampelas, dan dihaluskan dibandingkan kayu basah.
- Meningkatkan Kualitas Finishing: Kayu yang kering akan menyerap cat, vernis, atau pelapis lainnya dengan lebih baik dan merata.
Tips Tambahan untuk Persiapan PAS Prakarya:
- Pahami Konsep Dasar: Jangan hanya menghafal, tetapi pahami konsep di balik setiap teknik dan materi.
- Perbanyak Latihan: Cobalah membuat berbagai jenis kerajinan sesuai materi yang dipelajari. Pengalaman langsung akan sangat membantu pemahaman.
- Pelajari Alat dan Bahan: Kenali nama alat, fungsi, dan cara penggunaannya. Pahami karakteristik bahan yang digunakan.
- Review Catatan dan Buku Teks: Baca kembali materi yang telah diajarkan di kelas.
- Diskusi dengan Teman atau Guru: Jika ada materi yang kurang dipahami, jangan ragu untuk bertanya.
Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang baik terhadap materi, siswa kelas 7 dapat menghadapi Penilaian Akhir Semester Prakarya dengan percaya diri dan menunjukkan hasil karya terbaik mereka. Semoga contoh soal dan pembahasan ini bermanfaat!